Pentingnya Peran Ayah dalam Kehidupan Anak-Anak

0
30
Pentingnya Peran Ayah Dalam Hidup Anak

Menjadi seorang ayah adalah komitmen seumur hidup. Seperti halnya seorang ibu, peran ayah dalam kehidupan anak tidak dapat digantikan oleh orang lain. Peran ini memiliki dampak besar pada seorang anak karena akan membentuk sosoknya ketika ia nanti tumbuh. Sekarang, karena perayaan Hari Ayah jatuh pada bulan Juni, biarkan tahu pentingnya Ayah bagi si kecil Anda!

Pentingnya Peran Ayah dalam Kehidupan Anak-Anak

Peran Ayah dalam Pengembangan Emosi Anak

Ayah sama dengan ibu. Keduanya adalah pilar, alias fondasi dalam perkembangan emosional anak. Anak akan melihat bagaimana ayahnya membuat peraturan dan menerapkannya di rumah. Dia juga akan melihat bagaimana kehadiran ayahnya memberinya rasa aman, baik secara fisik maupun emosional.

Secara naluriah, anak ingin membuat ayahnya bangga. Itulah sebabnya sosok Ayah berperan dalam meningkatkan kekuatan jiwa hatinya. Banyak penelitian menunjukkan bahwa ketika seorang ayah penuh kasih sayang dan suportif, itu akan sangat mempengaruhi perkembangan kognitif dan sosial anak. Selain itu, anak Anda akan tumbuh menjadi anak yang percaya diri.

Ayah Mempengaruhi Hubungan Anak-Anak dengan Sekitarnya

Ternyata Ayah tidak hanya berperan dalam karakter Si Kecil, tetapi juga bagaimana ia membentuk hubungan dengan orang-orang di sekitarnya ketika ia tumbuh dewasa, lho! Alasannya adalah, bagaimana perilaku ayah akan mempengaruhi bagaimana bayinya berperilaku terhadap orang-orang di sekitarnya, baik kepada teman dan pasangan nanti.

Anak perempuan akan mencari pasangan hidup seperti ayah mereka

Anak perempuan bergantung pada ayah mereka untuk dukungan dan keamanan emosional. Sosok sang ayah akan menentukan standar dalam melihat bagaimana hubungan ideal antara wanita dan pria. Jika Ayah berbelas kasih dan tangguh, maka Little akan mencari sosok pria dengan karakter yang sama ketika memilih pasangan masa depannya.

Seorang Anak Laki-Laki Ingin Seperti Ayahnya

Tidak seperti anak perempuan, anak laki-laki hanya ingin tumbuh seperti ayah mereka. Yup, sejak kecil, anak laki-laki selalu ingin diakui oleh ayahnya. Dia juga akan meniru perilaku ayah. Jika orang itu memperhatikan dan menghormati orang lain, maka si kecil akan tumbuh dengan karakter yang sama.

Menciptakan Waktu Berkualitas antara Ayah dan Anak

Tidak hanya Ibu, Ayah juga harus memiliki waktu berkualitas atau waktu berkualitas bersama Si Kecil. Dengan begitu, dia akan merasakan kasih sayang ayah dan merawatnya. Meskipun sulit karena Ayah mungkin bekerja sepanjang hari, sungguh tidak ada yang mustahil, sungguh!

Ingat, ikatan dengan Little tidak terpaku pada berapa lama, tetapi bagaimana kebersamaan diisi dengan momen hangat dan spesial. Berikut adalah beberapa momen sederhana yang dapat dilakukan Ayah dengan Si Kecil sendirian!

  • Mengobrol dengan Si Kecil

Luangkan waktu untuk saling memberi tahu tentang hari yang telah dilakukan dan bercanda dengan Si Kecil setelah Ayah pulang kerja. Dengarkan bagaimana dia menghabiskan waktu di rumah, apa menu makan siangnya hari itu, atau sensasi "petualangan" dengan mainan favoritnya. Meskipun anak Anda mungkin tidak lancar berbicara, tetap dengarkan baik-baik obrolannya sambil memegang atau memegang tangannya. Ini akan membentuk kedekatan emosional antara Ayah dan Si Kecil

  • Baca sebuah cerita

Membaca buku favorit si kecil Anda adalah salah satu cara terbaik untuk menghabiskan waktu berdua dengannya. Tidak hanya membangun ikatan, kegiatan ini juga bermanfaat untuk pengembangan bahasa, melek huruf, dan otak Si Kecil!

  • Jelaskan pada Si Kecil tentang lingkungannya

Meski kedengarannya aneh, jelaskan kepada benda-benda kecil di sekitarnya tanpa diminta. Misalnya, Ayah dapat menunjuk ke bantal dan kemudian menjelaskan nama, warna, dan kegunaan objek.

Ayah juga dapat menunjukkan gambar binatang dan kemudian mengenalkannya satu per satu, mulai dari nama, bunyi, bentuk, makanan hewan apa, dan sebagainya. Jika anak Anda mulai rajin mengajukan pertanyaan tentang banyak hal, jawablah pertanyaan itu dengan sabar dan lembut.

  • Jadilah teladan yang baik

Sedikit yang akan belajar bagaimana berinteraksi dengan orang lain melalui orang tua mereka. Jadi, selalu ucapkan kata-kata yang baik, sopan, dan baik kepada orang lain kapan saja dan di mana saja. Dengan begitu, Si Kecil akan mewarisi sifat-sifat baik ini.

  • Jadilah ayah yang lucu

Terkadang, anak-anak akan merasa enggan dan canggung dekat dengan ayah mereka. Hapus prasangka ini darinya sejak awal. Jadilah ayah yang humoris dan lucu sehingga Si Kecil tidak merasa "takut" dan terbuka dengan Ayah, sama seperti dia terbuka dengan Ibu.

Ternyata jalannya sangat sederhana dan tidak sesulit itu, Ayah? Meskipun tidak setiap menit waktu yang dihabiskan bersama Little akan dipenuhi dengan tawa, setidaknya Ayah sudah tahu apa yang bisa dilakukan untuk menciptakan ikatan yang kuat dengan Si Kecil! (KAMI)

Sumber

Associate Anak: PENTINGNYA BAPA DALAM HIDUP ANAK

raischildren.net.au: Waktu ayah spesial: bagaimana mewujudkannya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here