Game ini, Bisa Mempertajam IQ Kecil Anda, lho!

0
16
Permainan Ini, Bisa Mengasah IQ si Kecil, lho!

Otak anak seperti spons yang sangat aktif menyerap berbagai ilmu dan terus beradaptasi dengan hal-hal di sekitarnya. Tentu saja, periode optimal ini perlu dimanfaatkan sebaik mungkin untuk pengembangan kecerdasan.

Berbicara tentang kecerdasan, sebenarnya tidak selalu berputar di sekitar hal-hal yang dipelajari di sekolah, lho. Bermain, juga menjadi bagian penting agar kecerdasan intelektual – atau disebut juga Kadar kecerdasan (IQ) anak-anak, dapat berkembang secara optimal.

Mengapa Bermain Meningkatkan Kecerdasan?

Para ahli dengan tegas menyimpulkan bahwa bermain adalah bagian penting dari pengembangan kecerdasan manusia. Karena, proses pembelajaran yang sebenarnya membutuhkan tindakan aktif, bukan pasif. Otak berevolusi untuk belajar dengan melakukan sesuatu, bukan hanya dengan mendengarkan, melihat, atau menyentuh.

Ini adalah salah satu dari banyak alasan, bahwa agar si kecil mampu menyerap keterampilan, jauh lebih baik jika ia diizinkan menjelajahi dunianya dengan bermain, daripada banyak duduk diam dan menonton / menonton.

Lebih dari kesempatan untuk bersenang-senang, bermain memiliki efek serius pada kesehatan dan perkembangan anak. Bahkan, hasil studi yang diterbitkan di American Academy of Pediatrics (AAP), menjelaskan bahwa ketika anak Anda bermain dengan orang tua dan teman sebaya, itu menjadi kunci untuk membangun otak, tubuh, dan ikatan sosial dengan cepat.

Penelitian menunjukkan bahwa bermain dapat meningkatkan kemampuan anak untuk merencanakan, mengatur, berinteraksi dengan orang lain, dan mengatur emosi. Selain itu, bermain merangsang keterampilan bahasa, matematika, dan sosial, bahkan membantu anak-anak mengatasi stres.

Baca juga: Suplemen Kesehatan Penting di Era Pandemi

Sebuah permainan untuk mempertajam IQ kecil Anda

Saat anak Anda bermain dan tertawa, setidaknya ia juga menguasai beberapa keterampilan yang baik untuk mengembangkan kecerdasannya, yaitu:

  • Pemikiran analitis.
  • Pemahaman.
  • Pengakuan spasial (bangunan dan ruang).
  • Pembelajaran konseptual.
  • Berpikir lateral dan kritis.
  • Kreativitas.
  • Penyelesaian masalah.
  • Peningkatan linguistik.

Nah, pilihan permainan yang bisa dimainkan anak Anda adalah:

  • Game Mencari Barang Tersembunyi

Permainan mencari dan menebak item klasik suka "Aku melihat mata kecilku" atau "Kata Simon", sebenarnya itu tidak hanya menyenangkan lho, Bu. Jenis permainan ini membantu anak Anda untuk belajar mengikuti instruksi, meningkatkan konsentrasi, mengembangkan keterampilan bahasa, dan meningkatkan pengenalan spasial (mengenali bentuk ruang dan tempat).

Cara bermainnya mudah. Misalnya, ketika terjebak kemacetan, Ibu memberi si kecil petunjuk untuk menemukan barang / benda sesuai dengan uraian. "Dek, lihat ke luar dan cari barang yang bisa berubah warna. Atau saat hujan dan tidak bisa keluar rumah, alih-alih hanya duduk diam menonton televisi, bawa Si Kecil untuk duduk di sebelah Ibu. Lalu, minta dia untuk mencari barang yang sudah ditentukan Ibu. Setelah dia menebak, si kecil berubah.

Tidak perlu meninggalkan rumah, baca buku sepertii "Di mana Waldo" juga memberikan manfaat serupa, lho. Mencari setiap sudut buku gambar untuk menemukan objek yang ditargetkan, tidak hanya meningkatkan akurasi, tetapi juga sistem kognitif. Juga, buat dia "sibuk" dan lupakan kebosanannya.

Baca juga: Ibu, Inilah Karakteristik Cairan Amniotik yang meresap

  • Atur barang

Tidak perlu blok khusus sehingga si kecil dapat menikmati permainan menyusun dan menumpuk. Hanya dari mobil, dia bisa kreatif membuat tumpukan mobil menjadi tinggi, lho.

Manfaat dari permainan ini adalah membantu keterampilan motorik halusnya, kecerdasan visual-spasial, keseimbangan, penyortiran, penghitungan, dan koordinasi. Siapa sangka, permainan sesederhana ini dapat membawa banyak manfaat bagi Little IQ?

Tips untuk Ibu saat menemani si kecil bermain ini adalah mengundangnya untuk memperkirakan mainan mana yang lebih cocok untuk diletakkan di bagian bawah pangkalan. Selain pengaturan yang ia inginkan agar dapat berdiri stabil, ia juga mengasah kemampuannya untuk berpikir secara analitis.

  • Bermain Tug-Out

Oke, setelah cukup aktif, Si Kecil pasti mengi atau sedikit lelah. Cobalah membuatnya duduk dalam posisi yang nyaman. Kemudian, bersama dengan Ibu, ajari dia untuk mengambil napas dalam-dalam, lalu lepaskan perlahan. Ulangi proses ini selama kurang lebih 5-10 menit.

Agar Si Kecil tidak bosan, Ibu bisa mengarahkan Si Kecil untuk membayangkan sesuatu yang dia suka atau inginkan. Misalnya, berlibur ke negara favoritnya, atau mengunjungi tempat yang diinginkannya. Sambil memejamkan mata dan membayangkan hal-hal yang disukainya, ajak dia untuk secara teratur menarik napas panjang dan melepaskannya.

Lalu, apa manfaatnya bagi kecerdasan Si Kecil? Ibu perlu tahu, teknik pernapasan dan pelepasan ini, adalah inti dari meditasi yang membantu menjernihkan pikiran dan melepaskan stres. Selain itu, ia juga meningkatkan kekuatan pikiran untuk berkonsentrasi. Bahkan, menurut penelitian yang dilakukan di Harvard Medical School, hasil pemindaian otak pada mereka yang secara teratur bermeditasi dengan teknik pernapasan yang baik, menghasilkan penebalan otak di area abu-abu otak yang memainkan peran penting dalam memori, pikiran, bahasa , dan kesadaran. Ibu dapat mempraktikkan "permainan" ini di pagi hari atau sebelum si kecil tidur.

Baca juga: Jerawat Saat Di Rumah? Ini penyebabnya!

Sumber:

Bagaimana Balita Berkembang. Mengapa Bermain Di Luar Ruangan Penting untuk Balita Anda.

Publikasi AAP. Pentingnya Bermain.

Parenting for Brain. Permainan otak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here